Cara Pesan

Cara Pesan
Konsultasikan permasalahan kulitmu dengan menyertakan foto close up tanpa make up dan filter kamera ke wa 081285835451

Jenis Paket

Jenis Paket

Wednesday, July 5, 2017

5 Cara Menghilangkan Jerawat Akibat Stres

Ada banyak efek samping yang ditimbulkan akibat stres, salah satunya adalah timbulnya jerawat di wajah. Hal itu tentunya akan mengganggu penampilan, terlebih lagi jika jerawat tersebut meninggalkan bekas dan sulit dihilangkan. Lantas bagaimana cara mengatasinya?

1. Jangan Lewatkan Mencuci Muka
Hal sederhana seperti mencuci muka dengan sabun dua kali sehari dapat membantu untuk mencegah timbulnya jerawat. "Jangan lupa untuk mencuci muka dua kali sehari, lakukan eksfoliasi pengelupasan kulit mati, dan pakai pelembab setiap hari," ujar dokter kulit dr. Sejal Shah asal Amerika seperti dikutip dari Teen Vogue.

Bahkan jika Anda melakukan aktivitas di luar ruangan dan banyak berkeringat, sempatkan diri untuk mencuci muka tiga kali sehari. Pilih pembersih muka yang mengandung bahan pembasmi jerawat seperti benzoyl peroxide atau sulfur.

2. Cari Hal yang Menenangkan
Meski terdengar sulit dilakukan saat Anda tengah stres, namun mencari sesuatu yang dapat menenangkan Anda berguna untuk mencegah timbulnya jerawat. Luangkan waktu untuk melakukan hal yang bisa menenangkan diri sekaligus mengurangi kadar stres, seperti yoga atau meditasi. Lakukan hal ini dengan intensitas waktu yang sering sampai Anda merasa lebih relaks.

3. Ubah Pola Makan
Pola makan yang kurang tepat bisa memicu timbulnya jerawat. Dr. Sejal menyarankan untuk mengubah pola makan dengan mengonsumsi makanan yang rendah kadar glikemik seperti ubi serta kacang-kacangan dan sayur yang kaya antioksidan.

4. Cukup Tidur
Dr. Sobel, dermatologis yang berbasis di New York merekomendasikan untuk tidur 8 jam sehari ketika Anda tengah dilanda stres agar jerawat tidak muncul. Namun jika wajah sudah mulai dipenuhi jerawat, gunakan krim atau skincare yang bisa dipakai di malam hari dan bekerja saat Anda tengah terlelap.

5. Hindari Menyentuh Wajah
Saat tengah stres, secara tidak sadar ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang sulit dihiliangkan. Seperti mengusap wajah atau memencet wajah yang ditumbuhi jerawat.

"Jangan menyentuh wajah dan mengusapnya bila tangan dalam keadaan tidak higienis. Bakteri yang ada di tangan dapat dengan cepat berpindah ke kulit. Jangan juga memencet jerawat saat sedang stres karena efeknya akan semakin buruk," terang dr. Sobel.

sumber: https://wolipop.detik.com/read/2016/11/01/104353/3334172/234/5-cara-menghilangkan-jerawat-akibat-stres

Hubungan Stres dengan Jerawat

 Stres adalah keadaan ketegangan mental atau emosional yang disebabkan oleh keadaan buruk atau mendesak. Ketika kita mengerjakan soal Ujian Nasional ataupun terjebak macet, kita mungkin bakal mengalami stres.

Stres sebenarnya bermula dari otak. Hypothalamus, pusat kontrol hormon, mengeluarkan hormon yang disebut corticotropin. Hormon ini mendorong kelenjar pituitary, kelenjar seukuran kacang kedelai yang berada pada dasar otak untuk mengeluarkan hormon adrenocorticotropic, yang kemudian menstimulasi kelenjar adrenal untuk menghasilkan cortisol, hormon utama stres.

Bahan kimia alami ini merupakan bantuan yang baik ketika kamu perlu fight or flight alias melawan atau kabur. Namun ketika kamu stres bukan karena sesuatu yang memerlukan tindakan, hormon stres ini akan berkumpul di badan dan mempengaruhi kesehatan badan secara keseluruhan.

Hormon stres menaikkan peradangan dalam tubuh dan menekan sistem imun, sehingga tubuh lebih rentan terhadap bakteri yang menimbulkan jerawat dan memproduksi lebih banyak minyak di kulit. Kombinasi inilah yang menyebabkan timbulnya jerawat.

Cortisol adalah hormon utama stres yang terlibat dalam pembuatan sel-sel kulit, memproduksi lipid berminyak dari kelenjar khusus yang disebut kelenjar sebaceous. Namun, ketika lipid berminyak yang disebut dengan sebum ini jumlahnya terlalu banyak, mereka bisa menutup pori-pori dan menjebak bakteri penyebab jerawat di dalamnya.

Ditambah dengan peradangan neuropeptida yang dilepaskan oleh sistem saraf ketika kamu stres, maka jerawat semakin menjadi.

Hal-hal yang menyebabkan stres memang tidak bisa dihindari, tetapi kamu bisa mengubah responsmu ketika sesuatu yang buruk terjadi. Tetap berpikir jernih dan jangan panik, sehingga tidak ada stres yang bisa memicu tumbuhnya jerawat

Tuesday, May 2, 2017

Artis pengguna shineskin

Naaahhh... ini dia si Entin "Dunia Terbalik" @rosnitaputri 😍😍.. Desse pake Shineskin juga loohh buat perawatan sehari hari .... sumpriiittt geulis pisan euuyy...😍😍😍...bersih pisan mukanya, mau samaan juga?
____________________________________
Ayooo.. siapa yg sudah make skincare SHINESKIN??   ❤❤❤❤❤kreamnya ga lengket, ber BPOM, aman juga buat bumil dan busui😊....yg pasti kulit wajah bebas jerawat dan glowing walau seharian syutingπŸ˜‰ mau kembaran? Pakai SHINESKIN yaaa... bisa diorder di langgananku @atik_beauty_stuff wa
Wa 081285835451

Sunday, April 2, 2017

PURGING, REACTIVE SKIN, DAN BREAK OUT

Apa Itu Purging, Reactive Skin dan Break Out

Purging jadi hal yang meresahkan buat orang-orang yang pengen nyembuhin kulit dari jerawat. Mungkin karena yang kebayang adalah jerawat dan komedo makin menjadi dan mateng semuka selama berminggu-minggu.




Selain purging, ada juga yang namanya reactive skin dan break out. Ini yang kadang terbalik-balik.

Apa sih purging itu?
Skin purge atau purging adalah "pembersihan" kulit. Pemaparan purging dan acne complex digunakan pertama kali oleh Murad. Purging terjadi untuk "membersihkan" kotoran, jerawat, dan sebum berlebih yang menyumbat pori. Purging adalah proses, oleh karena itu diharapkan jangan berhenti menggunakan produk saat purging masih berlangsung.

Purging terjadi saat pemakaian AHA (glycolic acid, lactic acid, malic acid, citric acid, tartaric acid), BHA (salycilic acid), tretinoin, dan acne topical solution lainnya. Ada juga yang ngalamin purging karena skin care herbal (yang bisa ngatasin clogged pore, bukan yang herbal abal-abal) dan oil cleansing methode. Kalo skin care yang kita gunakan ada kandungan-kandungan tersebut dan terjadi purging ya sabar aja, karena emang begitulah adanya.

Sebagian besar acne topical solution yang ampuh itu diperoleh dengan menggunakan resep dokter, dengan kata lain ya emang idealnya kulit yang purging heboh itu semestinya berada di bawah pengawasan dokter. Kenapa begitu? Supaya produknya dipake sesuai petunjuk pemakaian dan saran dokter yang sesuai sama kondisi kulit kita.

Perbedaan dilihat dari penyebab dan perubahan kondisi kulit

Reactive Skin
♥ Penyebab : treatment, produk baru, atau produk yang kandungannya terlalu rich buat kulit.
♥ Kemungkinan bakal berangsur-angsur normal kembali seiring dengan kemampuan kulit untuk mentolerir produk tersebut atau setelah kita langsung berhenti pakai.

Yang punya kulit rentan jerawat atau sensitif, mungkin pernah ngalamin. Misalnya pake skin-care-baru, jadi muncul whitehead, jerawat satu-dua, abis itu ilang dan kulit jadi damai sentosa lagi. Kulit kayak kaget, trus bisa adaptasi gitu. Ini yang disebut dengan reactive skin. Lambat laun kulit bakal mentolerir produk baru itu.

Purging
♥ Penyebab : AHA, BHA, tretinoin, dan acne topical solution lainnya.
♥ Umumnya terjadi dalam 2-6 minggu.
♥ Sabar aja.

Purging itu ditandai dengan munculnya whitehead atau jerawat meradang di pori-pori yang emang udah tersumbat (udah ada, walau kadang kala ngga nampak di permukaan kulit).

Break Out
♥ Penyebab : nyoba treatment, produk skin care atau make up baru, hormonal, gangguan pencernaan, stres, faktor lingkungan, dll.
♥ Yang kulitnya sensitif kalo coba skin care atau make up baru baiknya diolesin di lengan atau belakang telinga dst (biasanya yang kayak gini tercantum di petunjuk pemakaian).

Break out itu ditandai dengan kulit yang mulus ngga bermasalah, tau-tau muncul jerawat meradang, kulit perih kering mengelupas, atau perubahan ngga wajar lainnya.
Gejala di masing-masing orang bisa aja berbeda.

Break out bisa jadi diawali dengan reactive skin, TAPI reactive skin ngga selalu berarti break out

Intinya...

Walau kadang purging, reactive skin, dan break out gejalanya mirip, tapi sesungguhnya mereka berbeda. Jadi, kita emang mesti peka mengamati kondisi dan perubahan kulit selama menggunakan obat atau kosmetik tertentu.

Break out itu ngga selalu karena produk yang kamu pake "jelek". Bisa jadi ada ingredient tertentu yang ngga sesuai atau ngga bersahabat dengan kulit kamu, cara pemakaian yang ngga tepat, kurang bersih bersihin sisa produknya (jadi nyumbat pori), pH produk ngga sesuai dengan pH kulit kamu, dan lain-lain.

Lama purging dan reactive skin
 Jangka waktu purging buat tiap orang itu berbeda (bisa dalam itungan hari, minggu, atau bahkan bulan), tergantung seberapa cepat kulit kita bereaksi dengan produk tersebut dan seberapa serius kondisi kulit sebelum kita menggunakan produk yang bikin purging. Orang yang kulit mukanya bermasalah banget jelas periode purgingnya lebih lama dibanding orang yang pake produk serupa untuk ngatasin jerawat atau pori-pori tersumbat di beberapa area tertentu saja.

Purging ditandai dengan kulit yang makin menjadi, setelah itu menunjukkan perubahan nyata ke arah yang lebih baik . Kalo dalam jangka waktu lama (lebih 3 bulan) kondisi kulit kamu makin memburuk dari hari ke hari, ngga ada progres membaik, itu break out. Sebaiknya konsultasi ke dokter untuk dapat penanganan lebih lanjut yang tepat.

Selesainya masa purging ditandai dengan jerawat yang hampir tidak pernah muncul lagi 
(kalaupun muncul jumlahnya sangat sedikit dibanding masa awal purging), 
setelah menggunakan produk yang sama dalam kurun waktu tertentu.

Lamanya reactive skin karena produk baru juga tergantung sensitivitas kulit dan produk yang digunakan. Kadang ada yang butuh waktu 2 bulanan sampe kulitnya bisa mentolerir dan produk barunya bekerja tanpa masalah (jerawat, whitehead, dkk -- tapi ngga gitu parah), ada juga yang cuma butuh semingguan atau 2-3 hari. Kalo ngga tahan atau khawatir dengan reaksi kulit, skin carenya bisa langsung distop atau diselang-seling (hanya dipakai 2-3 hari sekali).

Semoga Informasinya bermanfaat

Keep Smart, Keep Beauty

Friday, March 31, 2017

Efek merkuri

Efek Merkuri pada Kosmetik

Pagi ledies , kita sering banget kan mendengar bahaya dari merkuri efek sampingnya apa dan kalau bisa kita akan menghindarnya . tapi kita kurang paham produk apa aja yang mengandung merkuri ini . kita kurang cerdas untuk membedakan mana produk yang aman mana produk yang abal-abal , secara sekarang mangkin banyak produk kecantikan yang dijual dipasaran yang bisa membuat kulit wajah kita mulus seketika dan pasti kita tergiur untuk mencobanya .

Saat temen kita berhasil menggunakan produk kecantikan yang katanya obat dari dokter , kita pun tertarik untuk mencobanya tanpa melihat lagi komposisi didalamnya apa saja dan dokter siapa yang meraciknya . jadilah konsumen cerdas jangan mau ditipu hanya dari hasil jangka pendeknya saja .

kali ini saya mau mebahas efek merkuri untuk jangka panjang terhadap kulit kita semoga bermanfaat ya ledies ...




Bahaya Merkuri pada Kosmetik

Pemakaian kosmetik yang mengandung Merkuri dapat mengakibatkan :
1. Dapat memperlambat pertumbuhan janin mengakibatkan keguguran (Kematian janin dan Mandul)
2. Flek hitam pada kulit akan memucat (seakan pudar) dan bila pemakaian dihentikan, flek itu dapat/akan timbul lagi dan bertambah parah (melebar).
3. Efek REBOUND yaitu memberikan respon berlawanan (KULIT AKAN MENJADI GELAP/KUSAM SAAT PEMAKAIAN KOSMETIK DIHENTIKAN).
4. Bagi Wajah yang tadinya bersih lambat laun akan timbul flek yang sangat parah (lebar) dan lama-kelamaan berubah keabu-abuan selanjutnya kehitaman.
5. Dapat mengakibatkan kanker kulit.
6. Pada pemakaian awal dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan kemerahan bila terkena sinar matahari.
7. Tidak timbul jerawat sama sekali, hal ini disebabkan lapisan kulit epidermis kita telah rusak, kulit sudah tidak mengandung protein & melanin yang berfungsi untuk melindungi radiasi paparan matahari juga sudah tidak berfungsi, sehingga jasad renik ataupun kuman tidak akan menyukai kulit yang telah tercemar merkuri termasuk nyamuk sekalipun. Tapi hal ini juga hanya bersifat sementara, jika kondisi kulit telah rusak bisa timbul benjolan2 bernanah.
8. Pori-pori tampak mengecil & halus, ini sebenarnya disebabkan lapisan kulit terluar wajah kita telah tipis & tergerus oleh logam merkuri, tampak sepintas terlihat mengecil & halus. Untuk mengujinya Anda bisa merasakan dengan mencobanya pada sinar matahari, kulit terasa terbakar, gatal disertai kemerahan, hal ini dikarenakan kulit wajah sudah tidak mendapat perlindungan dari melanin yang berfungsi melindungi wajah kita dari radiasi matahari. Pada produk yang benar, pemakaian siang hari selalu menggunakan pelindung SPF sehingga pada siang hari Anda tidak akan merasakan rasa iritasi seperti terakar disertai rasa gatal.

Unsur merkuri yang ada di kosmetik akan diserap melalui kulit, kemudian akan dialirkan melalui darah keseluruh tubuh dan merkuri itu akan mengendap di dalam ginjal yang berakibat terjadinya GAGAL GINJAL YANG SANGAT PARAH. (BISA MENYEBABKAN KEMATIAN) Merkuri dalam krim pemutih (yang mungkin tidak tercantum pada labelnya) dapat menimbulkan keracunan bila digunakan untuk waktu lama.

Walau tidak seburuk efek merkuri yang tertelan (dari makanan ikan yang tercemar), tetap menimbulkan efek buruk pada tubuh. Kendati cuma dioleskan ke permukaan kulit, merkuri mudah diserap masuk ke dalam darah, lalu ,memasuki system saraf tubuh. Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan system saraf, seperti tremor (gemetar), insomnia (tidak bisa tidur), pikun, gangguan penglihatan, ataxia (gerakan tangan tak normal), gangguan emosi, depresi dll.

Oleh karena umumnya tak terduga kalau itu penyakitnya, kasus keracunan merkuri sering didiagnosis sebagai kasus Alzheimer, Parkinson, atau penyakit gangguan otak. Setelah sekian lama, kosmetik tsb akan diserap melalui kulit dan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, akhirnya merkuri itu akan mengendap di dalam ginjal, sehingga menyebabkan gagal ginjal yang sangat parah bagi pemakainya.

Produk kosmetik yang dipakai tersebut akan menyebabkan iritasi parah pada kulit, yakni berupa kulit yang kemerah-merahan dan menyebabkan kulit menjadi mengkilap secara tidak normal. Kondisi tersebut telah banyak dikeluhkan oleh para konsumen yang sudah terlanjur menggunakan produk-produk kosmetik illegal tersebut. 100%

Cara Mendeteksi Kosmetik Bermerkuri

Produk kosmetik bermerkuri umumnya menjanjikan wajah putih dalam tempo singkat. Seminggu saja menggunakan produk ini, wajah dijamin langsung cling.

"Kalau ada produk yang bisa membuat wajah menjadi putih dalam seminggu, konsumen harus waspada karena kemungkinan produk itu mengandung merkuri. Kosmetik yang aman bisa memutihkan kulit, namun membutuhkan waktu yang lama bahkan bisa berbulan-bulan ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Rosnini Savitri,

Dia menambahkan, konsumen seharusnya tidak tergiur hanya dengan iming-iming menjadi putih dalam waktu singkat saja. Kandungan merkuri bisa menyebabkan kerusakan pada kulit, susunan saraf, otak, ginjal, serta gangguan perkembangan janin. Jangan lupa, merkuri juga dapat menyebabkan kanker.

Di bawah ini adalah beberapa hal mengenai krim merkuri menurut catatan BPOM dan Para Ahli (dokter spesialis kulit & kelamin) :

1. Artikel Resmi BPOM tentang Merkuri : 

    - Kontak pada kulit akibat penggunaan krem yang mengandung garam merkuri
      dapat menimbulkan pigmentasi, rasa terbakar & dapat menyebabkan toksisitas sistemik.
      http://www.pom.go.id/public/siker/desc/produk/MerKesMan.pdf.

2. Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib :
    - Merkuri termasuk logam berat berbahaya yang dalam konsentrasi kecil pun dapat
      bersifat racun.
    - Pemakaian Merkuri dapat menimbulkan akibat seperti perubahan warna kulit yang bisa
      menjadi bintik-bintik hitam pada kulit, alergi, iritasi kulit, kerusakan permanen pada susunan
      syaraf, otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin.
    - pemakaian merkuri dalam jangka pendek dengan dosis tinggi dapat mengakibatkan
      muntah-muntah, diare, kerusakan ginjal dan yang paling berbahaya karena merupakan
      zat karsinogenik dapat menyebabkan kanker.
      http://nasional.kompas.com/read/2008/11/26/14312010/kosmetik.berbahaya.bisa.
      akibatkan.kerusakan.otak.

  3. Dr. Dewi Inong lrana,SpKK :
     - Penggunaan merkuri pada kulit bisa membuat pelebaran pada pembuluh darah.
     - Timbulnya flek pada kulit atau namanya ookronosis (kulit menjadi hitam dan kebiruan).
     - Bisa membuat sel kulit rusak.
     - Jika digunakan dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kanker kulit yang menjurus
       pada kematian.   
     - Terasa panas dan membuat kulit putih dengan cepat.
     - Putihnya tidak sehat alias putih seperti memakai topeng.
     - Saat ini, ada beberapa krim yang sudah mendapat resep dari dokter.
       "Itu jelas.bohong. Kalau krim dari dokter ya harus diperiksa dulu, dicocokkan dengan
       kulit si pemakai".
       http://bataviase.co.id/node/411482.

4. Dr. Retno I. Tranggono, SpKK : 
    - Bekerja untuk memutihkan wajah secara cepat, untuk menghilangkan jerawat,
      untuk menghilangkan noda hitam di wajah, namun akan menyebabkan ketergantungan
      jika kita tidak lagi memakainya.
    - Dari kebanyakan pasien yang datang, wajah mereka jadi menghitam dan timbul jerawat parah.
      Padahal awalnya wajah mereka tidak berjerawat.
    - Efeknya bukan hanya merusak kulit, tetapi juga mengakibatkan kanker kulit dan kanker sistemik.
      Contohnya kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru-paru, dan kanker lainnya yang
      menyerang organ vital tubuh.
    - Setelah tidak lagi menggunakan pemutih merkuri kulit muka menjadi belang, bengkak,
      dan mengelupas.
    - Terasa gatal atau memerah.
      http://entertainment.kompas.com/read/2010/01/21/14422745/Perhatikan.Komposisi.Krim.
      Pemutih.Anda

5. Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Rosnini Savitri :
    - Produk kosmetik bermerkuri umumnya menjanjikan wajah putih dalam tempo singkat.
      Seminggu saja menggunakan produk ini, wajah dijamin langsung cling.
    - Kandungan merkuri bisa menyebabkan kerusakan pada kulit, susunan saraf, otak, ginjal,
      serta gangguan perkembangan janin, merkuri juga dapat menyebabkan kanker.
      http://nasional.kompas.com/read/2008/11/28/17121985/Aha.Inilah.Cara.Mendeteksi.Kosmetik.
      Bermerkuri.

6. Dr. Titi Moertolo, SpKK :
    - Selain gatal-gatal sejumlah reaksi muncul atas penggunaan produk-produk kosmetik bermerkuri.
      Pengguna merasa nyaman dengan hasil memuaskan tanpa keluhan gejala awal. Namun bila
      pada pertengahan mereka menghentikan pemakaian, kulit akan kembali gelap.
    - Saat berhenti merasa gatal-gatal juga, perih. Ini akan ingin kembali.
    - Merkuri mudah diserap kulit, masuk ke aliran darah, juga kena sistem saraf. Orang mulai
      pusing-pusing, marah-marah, susah tidur, gemetaran.
    - Tidak mungkin ada satu bahan yang bikin mendadak putih kalau dia tidak bahaya.
      http://kesehatan.liputan6.com/read/169025/pakar-waspada-tawaran-kulit-putih-instan.

7. Dr. Teguh Tanuwidjaja, SpKK (Ketua Umum Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia
    (PERDESTI)) :
    - Tidak hanya memberikan efek yang berbahaya secara tropical, Merkuri juga secara
      sistemik menganggu organ tubuh yang lain seperti fungsi ginjal dan dapat mengakibatkan
      cacat permanen.
    - Reaksi yang tidak diinginkan ini bisa timbul sekitar 2 tahun hingga 10 tahun.
    - Salah satu ciri kosmetik berbahaya menurutnya, ketika tutup dibuka permukaan krimnya
      tersebut terlihat mengkilap.
      http://surabaya.detik.com/read/2011/07/31/153431/1693247/595/dokter-kecantikan-
      serukan-bahaya-kosmetik-berbahan-mercury.

8. Dr.Silviani Sri Rahayu,Sp.KK :
    - Ciri-ciri kosmetik produk pemutih yang berbahan merkuri umumnya tampak pearly
      (putih mengkilap).
    - Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan
      sistem saraf, seperti tremor, insomnia, kepikunan, gangguan penglihatan, gerakan tangan
      abnormal (ataxia), gangguan emosi, gagal ginjal, batu ginjal.
      http://cantik-sehat.com/news/2007/02/15/awas-bahaya-pemutih-pada-kosmetik/

9. Dr. I. Gusti Agung K. Rata, SpKK ( Ketua Konsorsium Tata Kecantikan kulit P dan K) :
    - Ditambahkannya merkuri, maka enzim tiroksinase dalam proses pembentukan
      pigmen kulit menjadi terhalang pekerjaannya.
    - Merkuri membuat pembentukan pigmen terhambat sehingga kulit menjadi putih.
    - Merkuri akan    meresap ke dalam kulit dan bersama darah berlayar menuju organ
      vital, seperti ginjal, hati, jantung, sumsum tulang belakang, dan otak.
    - Krim bermerkuri sering menimbulkan reaksi alergi. Orang yang tak tahan, tubuhnya bisa
      menolak dan timbullah bercak kemerahan.
    - Terkadang juga bisa mengakibatkan munculnya benjolan hebat dan merata
      di permukaan kulit yang kena oles.
    - Bisa timbul infeksi dan suhu tubuh meningkat. 
    - Mujurlah mereka yang punya daya tolak. Sebab kalau merkuri dioleskan ke kulit,
      dia akan tertimbun dalam tubuh dan suatu ketika bisa menyebabkan kelainan berat,
      sebab senyawa merkuri tidak ada antidotumnya." Maksudnya, racun merkuri ini   
      tak bisa ditawarkan.
      http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/1984/01/21/KSH/mbm.19840121.KSH40265.id.html

10. Dr. Eddy Karta, SpKK :
      - Kandungan merkuri inorganik dalam krim pemutih bisa menimbulkan keracunan bila
        digunakan untuk waktu lama.
      - Meskipun hanya dioleskan ke permukaan kulit, merkuri mudah diserap masuk ke dalam
        darah, masuk sistem saraf tubuh, sehingga menimbulkan keracunan kulit, serta gangguan
        sistem saraf, seperti tremor, insomnia, kepikunan, autis, gangguan penglihatan, gerakan
        tangan abnormal (ataxia), dan gangguan emosi.
      - Kandungan merkuri yang masuk dalam tubuh itu sangat sulit dibuang. Merkuri hanya bisa
        dibuang setelah selama 27 tahun mengendap di tubuh.
      - Kerja pertama pemutih kulit adalah menghancurkan epidermis atau lapisan kulit teratas dari
        wajah. Krim pemutih juga sering dipakai untuk menghilangkan flek-flek hitam akibat terlalu
        sering terpanggang matahari. Namun, jika krim ini bertabrakan dengan sinar matahari dapat
        menimbulkan iritasi atau malah membuat kulit semakin hitam.
        http://forum.detik.com/hati-hati-pakai-pemutih-wajah-t2068.html.

11.  Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memperingatkan konsumen untuk tidak menggunakan produk yang mengandung merkuri (atau air raksa). Di Indonesia dan negara lain, produk yang mengandung merkuri dijual sebagai pemutih kulit dan krim anti penuaan.

Dr. Charles Lee, penasehat senior FDA mengatakan, "Paparan merkuri bisa memiliki dampak kesehatan yang serius. Efeknya bisa merusak ginjal dan sistem saraf dan menghambat perkembangan otak bayi dalam kandungan dan anak-anak yang masih kecil."

"Anda tetap dapat terkena dampaknya meski tidak langsung menggunakan produk bermerkuri," ujar toksikologi (ahli racun) dari FDA, Dr. Mike Bolger.

Merkuri bisa masuk ke dalam tubuh (terutama anak-anak) jika uapnya terhirup — jika salah seorang penghuni rumah menggunakan krim kulit yang mengandung merkuri.

Bayi dan anak kecil bisa menelan merkuri jika mereka menyentuh orangtua mereka yang menggunakan produk-produk mengandung merkuri, krimnya tertinggal di tangan mereka dan kemudian mereka menaruh tangan ke dalam mulut. ( sumber zahirastore.blogspot.com/p/bahaya-merkuri.html)

serem banget kan , so jadilah konsumen yang cerdas jangan mau ditipu dengan produk abal-abal yang hanya mementingkan efek jangka pendeknya aja .

Thursday, March 23, 2017

Serum acne shineskin

kenapa jerawat harus di obati dan di rawat extra
karena Jerawat adalah suatu kondisi kulit yang tidak normal di mana terjadi infeksi dan radang pada kelenjar di minyak pada kulit kita. Jerawat bentuknya memang tidak sedap dipandang mata, mengganggu dan membuat kita tidak pede di depan umum. Jerawat pun juga terkadang berasa sakit jika disentuh sehingga kita ingin segera sembuh dari serngan jewarat. Jerawat tidak boleh kita sepelekan agar tidak menjadi parah.

gunakan serum acne pom shineskin
agar wajah bebas jerawat

Konsul dan order
Wa 081285835451

PENGGUNAAN BB CREAM SHINESKIN

Penggunaan BB cream cover 55 juga harus disesuaikan dengan warna kulit. Sebaiknya pilih BB cream yang terangnya satu tingkat di atas kulit.  Jangan pilih BB cream cover 54 dengan warna yang terlalu terang dibandingkan kulit karena nanti akan terlihat seperti menggunakan topeng.  Supaya tepat penggunaannya, sebelum membeli BB cream cover 55, taruh BB cream cover 54 tersebut di telapak tangan. Bila warnanya menyatu berarti warna tersebut cocok digunakan.

Gunakan Bedak Tabur warna setingkat di atas warna bbcream cover 55
Bila Anda ingin lebih tahan lama, Anda dapat menggunakan bedak tabur setelah menggunakan BB cream cover 54. Namun, bila ingin terlihat natural., tidak perlu pakai bedak tabur lagi setelah memakai BB cream cover 55.

Salam sehat & glowing
Atik shineskin
081285835451